Selapanan UKM Pagar Nusa: Perkuat Spiritualitas dan Lestarikan Tradisi Ahlussunnah wal Jamaah

Semarang – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pagar Nusa UIN Walisongo Semarang kembali menggelar kegiatan selapanan sebagai upaya memperkuat spiritualitas anggota sekaligus mengamalkan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah yang telah menjadi bagian dari nilai-nilai Nahdlatul Ulama (NU). …

Semarang – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pagar Nusa UIN Walisongo Semarang kembali menggelar kegiatan selapanan sebagai upaya memperkuat spiritualitas anggota sekaligus mengamalkan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah yang telah menjadi bagian dari nilai-nilai Nahdlatul Ulama (NU). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (14/4/2026) di Masjid Al Muhajirin dan dipimpin langsung oleh Pembina UKM Pagar Nusa, Abah Din.

Selapanan merupakan agenda rutin yang diselenggarakan sebagai wadah bagi anggota untuk memperdalam nilai-nilai keagamaan, mempererat tali silaturahmi, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di lingkungan UKM Pagar Nusa UIN Walisongo Semarang.

Rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh anggota UKM Pagar Nusa. Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama, dilanjutkan dengan amalan-amalan keagamaan yang menjadi tradisi Nahdlatul Ulama, serta penyampaian nasihat dan wejangan dari Abah Din mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan kemampuan bela diri dan penguatan spiritual.

Dalam kesempatan tersebut, Abah Din menekankan bahwa seorang kader Pagar Nusa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, tetapi juga harus membangun akhlak dan spiritualitas yang kuat sebagai landasan dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat.

“Selapanan bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat keimanan, menjaga tradisi para ulama, dan mempererat ukhuwah di antara anggota Pagar Nusa. Semoga kegiatan ini dapat terus menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT,” tutur Abah Din.

Ketua UKM Pagar Nusa UIN Walisongo Semarang, Rifqi Fadhila, juga menyampaikan bahwa kegiatan selapanan merupakan salah satu bentuk ikhtiar organisasi dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebersamaan di tengah dinamika kehidupan kampus.

“Melalui kegiatan selapanan, kami berharap seluruh anggota dapat memperkuat spiritualitas, menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah, serta menumbuhkan rasa kekeluargaan yang semakin erat di lingkungan UKM Pagar Nusa,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UKM Pagar Nusa UIN Walisongo Semarang berharap tradisi selapanan dapat terus menjadi media pembinaan spiritual bagi seluruh anggota sekaligus memperkuat identitas organisasi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, persaudaraan, dan pengabdian.

Tinggalkan komentar